‘Mati’ di Rumah Sendiri 29 August 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Just My Words.add a comment
Ah, suasana rumah yang sepi emang bikin sesak. Bukan sesak dalam arti sebenarnya, tapi sesak jiwa. Emosi jiwa (halah, lebay). Akhirnya cuma cengo alias bengong di depan si Mbahku ini. Bingung mau ngapain. Malah curhat ngga jelas. Ya udahlah yaa…
Tapi jadi terpikir sesuatu. Nih kalau aku udah punya anak nanti, suasana rumah bakal kayak gini nga ya? Jujur aja, aku ngerasa ‘mati’. Walau udah nyetel mp3 keras-keras, tetep mati. Walau lagi facebook-an, masih ngerasa ‘mati’. Apapun yang aku kerjain rasanya nggak ada yang bikin jadi lebih baik. Mungkin aku emang sepiphobia ya? (macem mana pula itu phobia?). Ngga tahu deh, tapi aku bener-bener berharap di masa depan nanti, saat aku udah berkeluarga, aku selalu bisa ngehidupin suasana rumah sama suami aku. Hehe.
Dan tulisan ini pun berakhir dengan garing.
Cukup Akan Filosofimu! 20 May 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Just My Words.add a comment
(a tribute to any clean politician)

Ah, pusing aku!
Kau terus saja meracau!
Meracaulah saja kau!
Pusing!
Lagi-lagi filosofi!
Ampun!
Bahkan dia pun berfilosofi!
Oh!
Yang mana lagi yang akan kau kritik dengan otakmu?
Yang mana?
Bau!
Filosofimu itu bau!
Busuklah kau dan filosofimu!
Sementara aku kaum yang kau cerca!
Apa hakmu?
Tuhan saja kau langkahi!
Apa HAKMU?
Kotor!
Mukamu dua!
Dua lah mukamu!
Kau palingkan pantatmu itu padaku!
Padahal sempat kau jilat kakiku!
Ah!
Bodoh!
Aku ini bodoh!
Mau saja aku kau racuni!
Kumakan bulat-bulat racunmu!
Bulat!
Sampai aku tersedak!
Kau bawa-bawa filosofimu ke mejaku!
Lalu kau paksa aku untuk menurut!
Kau iming-imingi aku dengan uangmu!
Sungguh, kau ini busuk!
Aku tahu tipumu!
Aku tahu!
Tapi aku hanya kaum yang dicerca!
Apalah aku ini!
Ah!
Pergilah kau ke neraka!
Tak suka aku lihat mukamu!
Dan jangan kau bawa-bawa filosofi busukmu lagi!
Aku bosan!
Facebook oh Facebook… 20 May 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Just My Words.3 comments
Kanan facebook. Kiri facebook. Yang bocah facebook, yang tua juga facebook. Sampe ibu saya aja yang baru kemaren-kemaren minta dibikinin facebook sekarang malah online ga pagi siang malem,tiap hari dah! Widih, tadi aja nonton TV yang muncul topiknya facebook, padahal itu komedi situasi yang bertopik tentang kegenitan kaum bapak-bapak sama wanita muda yang seksi. Oh my! Facebook oh facebook… Sebegitu adiktifnyakah? Saya aja ngetik post ini sambil facebookan. Heuheu…

yea, this is Facebook!
The Awakening 17 May 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Uncategorized.add a comment
Huff…
Berbulan-bulan berlalu tanpa tulisan. Banyak yang terjadi. Dari mulai kunjungan ke Fakultas Kedokteran Unpad (nanti dibahas di posting lain) yang cukup berkesan dan, jujur saja, membuat saya tertarik untuk mendaftar menjadi salah satu mahasiswanya (tapi kenyatannya saya sekarang sudah resmi terdaftar jadi salah satu mahasiswa universitas lain), sampai kemarin (16/05) terakhir kali saya menonton sebuah konser ekskul sekolah saya yang diselenggarakan di Dago Tea House, tapatnya di teater tertutupnya, bersama M.E.

Lagi-Lagi Blog Gue Sepi 26 January 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Just My Words.4 comments
Ya ya, sepi pengunjung… Huhu… Apa karena baru? Hmm, atau karena bahan tulisan kurang menarik? Bisa jadi… Haiah, susah juga jadi penulis yang bisa menarik minat pembaca. Sekarang saya jadi tau gimana hebatnya seorang J.K.Rowling yang sekarang udah jadi orang yang tajir dahsyat! Gimana enggak, Harry Potter yang ditulisnya laku keras di seluruh belahan Bumi! (emangnya Bumi dibelah-belah kayak duren?). Atau seorang alm. Pramoedya Ananta Toer yang mampu membuat orang-orang terkesima akan tulisan-tulisannya sampai-sampai banyak yang meneladaninya sebagai seorang tokoh yang berwawasan luas. Waaaw! Gimana caranya bisa kayak gitu?? Apakah menulis itu sebuah bakat bawaan dari lahir? Bisa… Atau seperti kata orang-orang bahwa setiap orang bisa menulis? (Ya pasti lah, untuk orang-orang yang bersekolah). Yang jadi masalah, gimana caranya menelurkan sebuah karya yang cukup menarik untuk dinikmati (dan dikomentari bahkan dikritisi–>pengennya). “Lagi-lagi blog gue sepi…”, itu yang terlintas di benak saya detik ini. Ya ya, saya masih bermimpi buat jadi penulis handal, yang punya banyak fans dan digilai orang-orang (yang ada mah malah disebut gila). Lebay memang, tapi da pengeeennn…. Hehehehe! Ini cuma curhatan saya pada jam 21.00 saat hari raya imlek (berhubung nggak ada yang kasih angpao karena saya emang bukan keturunan Tionghoa, wkwkwk!). Blog ini salah satu sarana latihan buat saya, tapi ujung-ujungnya dipake nulis yang aneh-aneh lagi. Terpikir satu lagi, gimana caranya bikin blog jadi terkenal? Hayoooo, ada yang mau jawab? Lagi-lagi saya berandai-andai : “Saya pengen jadi penulis hebat!!!!”
Jack And The Beanstalk 16 January 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Uncategorized.Tags: Jack And The Beanstalk
2 comments

Jack’s mother said, ‘We’re stony broke!’
‘Go out and find some wealthy bloke
‘Who’ll buy our cow.’ just say she’s sound
‘But don’t you dare to let him know
‘That she’s as old as billy-o.’
Jack led the old brown cow away,
And came back later in the day,
And said, ‘Oh mumsie dear, guess what
‘Your clever little boy has got.
‘I got, I really don’t know how,
‘A supertrade-in for our cow.’
The mother said,’You little creep,
‘I’ll bet you sold her much too cheap.’
When Jack produced one lousy bean,
His startled mother turning green,
Leaped high up in the air and cried,
‘I’m absolutely stupefied!’
‘You crazy boy! D’you really mean
‘You sold our Daisy for a bean?’
She snatched the bean. She yelled,’You chump!’
And flung it on the rubbish-dump.
Then summoning up all her power,
She beat the boy for half an hour,
Using (and nothing could be meaner)
The handle of vacuum-cleaner.
At ten p.m. or thereabout,
The little bean began to sprout. (more…)
Saatnya Saya Unjuk Gigi! 4 January 2009
Posted by Wilhelmina Rosemary in Uncategorized.add a comment
Ya ya ya… Mawar itu merah. Loh? Tapi ada juga yang warna lain kan? Ada putih, kuning, oranye,dsb. Ah, tapi yang merah lebih lucu! Kenapa? Apa karena saya suka warna merah? Apa karena mawar merah itu lebih banyak? Apa karena kalo saya ngomong suka kemana-mana? Apa saya bakal mengakhiri semua pertanyaan ini? Jawabannya, ya ndak tau lah, lha wong asalnya blog ini mau dinamain susu cokelat, tapi berhubung udah ada yang punya, ya jadinya saya kasih blog ini nama, eh, saya namai blog ini “Mawar Itu Merah” (terlintas begitu saja saat membuatnya.red).

Gigi ini harus dikasih behel ato nggak?