Mungkin aku hanya berkoar-koar. Tapi kau jangan anggap ini sepele. Kalau kau tidak mengerti apa itu seni dan apa yang hendak disampaikan oleh berbagai kesenian, jangan sekali-kali kau menghinanya! Kenali dulu musuhmu, sebelum kau menyerang. Ingatlah pepatah itu, Bung!

*obrolan panas di sore hari yang dingin*

I don’t want to lose my idealism. I’ve seen people losing their idealism on politics. But why?

Aku tahu lelaki dan perempuan itu tidak sama.

Tetapi karena agama, mungkin juga adat ketimuran, perempuan tidak bisa sepenuhnya menjadi diri sendiri. Harus rela menjadi pengikut dari seorang lelaki, harus berpakaian, bersikap, dan hidup dengan aturan yang lebih mengekang dari lelaki. Selalu perempuan… Read the rest of this entry »

Dear Kampus Jinggaku,
Sepertinya hampir genap setahun aku bersamamu. Meniti kerasnya hidup kemahasiswaan. Mungkin aku belum begitu mengenalmu. Wajah tuamu yang mereka usahakan untuk selalu terlihat segar. Kuharap mereka dan aku mampu menjagamu.

Dear Kampus Jinggaku,
Setahun bukan waktu yang lama, tetapi juga tidak sebentar. Ilmu, canda, tawa, duka, amarah… Semua membaur bercampur menjadi satu. Menjadikan warna dalam hariku. Ada sahabat, mungkin juga rival yang mengisinya. Membuatku jatuh, lalu terbangun, lalu jatuh lagi untuk terbangun kemudian..

Dear Kampus Jinggaku,
Aku ini bukan kebanggaanmu, dengan segudang prestasi atau medali. Aku bukan pula seorang pembicara yang tersohor. Aku hanyalah seorang lugu dan pemikir yang lebih suka dibalik layar. Tapi aku tahu bahwa masih ada yang janggal dengan dirimu. Hal yang mereka sebut ‘keuangan’. Jeritan mahasiswa menuntut fasilitas. Kasar. Lembut. Diplomatis. Itu cara mereka. Aku tidak berhak menuntut banyak hari ini, karena belum dapat memberi lebih.

Tapi salahkah aku bila sesekali mengeluh?

Dear Kampus Jinggaku,
Aku mempunyai banyak harapan padamu. Jalanku masih panjang. Semoga aku, kamu, dan semua mendapatkan apa yang baik bagi kami di hari depan nanti…

” Take all the fires on me
It`s all my desire
But you just surrender
Take all the pain in your dreams…”

~Homogenic – Kekal

Jadi saya kembali dalam kebiasaan lama saya. Melamun, tapi lebih tepatnya disebut menjadikan diri selain manusia. Imajinasi terbang, seolah saya hanyalah sebuah wujud yang tidak terlihat, tidak tersentuh. Memperhatikan manusia di sekitar.

Read the rest of this entry »

Dialog ngga penting.

S: (Mencoba gaun baru, lalu keluar kamar) “Ssst! Hei! Hei!”

J: “Waaaaaaaw! Cantik!” (terkesima)

S: (Balik lagi ke kamar, ganti gaun, keluar lagi) “Hoi! Hoi!”

J: “Aaaaaaaaaaaaaaaa!” (gila sendiri)

S: (Ganti gaun lagi, keluar lagi) “Ehem!”

J: “Cukup! Cukup! Ntar bisa mimisan!”

S: …. (Bingung)

Calendar

August 2017
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Monthly Archive