You are currently browsing the tag archive for the ‘rasa’ tag.

Aku tahu lelaki dan perempuan itu tidak sama.

Tetapi karena agama, mungkin juga adat ketimuran, perempuan tidak bisa sepenuhnya menjadi diri sendiri. Harus rela menjadi pengikut dari seorang lelaki, harus berpakaian, bersikap, dan hidup dengan aturan yang lebih mengekang dari lelaki. Selalu perempuan… Read the rest of this entry »

Advertisements

Jadi saya kembali dalam kebiasaan lama saya. Melamun, tapi lebih tepatnya disebut menjadikan diri selain manusia. Imajinasi terbang, seolah saya hanyalah sebuah wujud yang tidak terlihat, tidak tersentuh. Memperhatikan manusia di sekitar.

Read the rest of this entry »

..memandangi hujan..

Aku duduk di tepi kamarku. Menyeruput susu sambil sesekali memainkan rambutku. Aku tidak perlu ingat kemarin, atau khawatir tentang hari esok. Yang kutahu hanya hari ini aku masih bisa menikmati hujan. Tetes-tetes yang membasahi jendela kamarku. Memahami betapa indahnya mawar-mawar yang tumbuh di luar kamarku. Kelopak-kelopak mereka yang bermekaran, terkena bulir-bulir air yang menetes dengan perlahan. Aku baru menyadari betapa indahnya kreasi Tuhan ini. Bahwa selama ini aku terlalu apatis terhadapNya.

Read the rest of this entry »

Calendar

December 2017
M T W T F S S
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Monthly Archive